RSS

*DIA*

18 Nov

Dia…
Di persimpangan khayal datang menyapa
Memaksa tuk merasakan hadirnya
Ungkapkan setiap rasa yang buat tertegun
ku tak kuasa memikirkannya
tapi semua memenuhi pikiran tanpa inginku

Dia…
hadir di kala ku tak sedikit pun merasakannya
Seketika mengajarkan kedewasaan yang ternyata begitu sulit dimengerti
Menghadirkan keresahan bercampur harap dan sendu di detik2 yang dilalui
Menuliskan seuntai kisah yang dahulu dia rajut tanpa sadarku
Dan menitipkan asa yang terlalu indah untuk dijamah

dia…
membuatku ingin selami getaran yang dia rasa
hingga kubisa mengerti apa yang kurasa
sadarkah dia, saat ini kuingin merasakan hadirnya tapi tak ingin dia di sini
sungguhku tak bisa mengerti rasa yang dia titipkan

dia…
Berharap dia mengerti akan kebimbangan ini?
Akankah ku bisa pahami kedewasaan yang dia ajarkan?

medan, 18 oktober 2010
11:27 pm
Apartemen muslimah

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada November 18, 2010 in poetry

 

2 responses to “*DIA*

  1. roza

    Desember 13, 2010 at 4:28 am

    hmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm,,,,

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: