RSS

IBU…

21 Des

Ibu, kala kata ini terbersit timbul kedamaian di hati ini, mengenang sebuah kata yang berisikan 3 huruf ini membangkitkan jutaan memori tentang sosok wanita yang terindah dalam hidup saia [baca: saya, red]. Betapa tidak, dialah yang telah mempertaruhkan hidupnya ketika melahirkan saia ke dunia ini, perjuangan yang setara dengan jihad di jalan Allah, dialah yang telah rela bersusah payah dan tanpa keluh kesah kala saia menempati rahimnya. #Lia sayang ibuuu…
Dia juga yang mengajari saia banyak hal, dari berbicara, berjalan, mengenal dunia, mengajarkan arti kasih sayang, dan selalu memberikan yang terbaik. Sungguh banyak hal yang telah dia berikan, hingga apapun tak kan bisa membalas semuanya,,, karena tak ada yang sebanding dengan ketulusan kasihnya… terima kasih Rabb, Engkau memberikan hamba malaikat terindah bernama ibu yang begitu menyayangi hamba.
“bu, doakan lia ya, supaya… supaya… supaya… supaya…” banyak x dan selalu begitu setiap apapun yang dihadapi, ohoho… dan setiap kali itu pula ibu selalu bilang, iya sayang, ibu gak pernah melupakan anak ibu di setiap doa2 ibu,,,, #terima kasih ibu…
pagi hari, yang pertama kali didengar adalah suara ibu, meski berjauhan tapi ibu betah ngebangunin by phone. Kadang susah dibangunin dan dengan sabar ibu terus nelp hingga belasan kali… hoho *maaf ya bu, klo kecapean nada panggilan malah berasa jadi music yang buat tidur makin nyenyak, selalu nyusahin ni anak, xixi. Begitulah ibu,,, dia paling ingat, klo hari minggu pagi bakalan bilang, bangunlah lagi, hari ni gak senam?? Hoho…
Demi menggapai cita-cita, saia mesti jauh dari ibu alias ngekost, 😀 dan setiap makan selalu ingat sama masakan ibu *the most delicious cuisine in the world, wehehe… klo nelp nanyain masakan ibu hari tu, biar ngebayangin rasanya maksudnya, meskipun pada faktanya cuma makin buat ngiler, ehe2… 8 tahun jauh dari ibu membuat keahlian masaknya tak menular ke saia, ehe2… #bertanya2 kapanla ni bisa kursus masak, hoho
Ibu, begitu banyak cerita tentang ibu hingga tak semuanya terucap di tulisan ini tapi yang pasti semuanya selalu terkenang di hati ini.
Berharap gak nyusahin ibu lagi,
berharap bisa ngebahagiain ibu selalu,
berharap jadi anak sholehah yang akan membahagiakan ibu di akhirat kelak.
Amiiiiiiin

Medan, 21st des, 2010
11:22 pm
Sehari menjelang hari ibu dikala sedang sangat merindukan ibu

Iklan
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 21, 2010 in my notes

 

2 responses to “IBU…

  1. Anggun Sari

    Desember 22, 2010 at 11:23 am

    Aminnnnnnnn
    jd terharu….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: