RSS

Arti Sahabat

14 Jan

Hari ini, saat berada dalam kesendirian,,, “ceritanya semua penghuni rumah tak da di rumah, 😀 :D” teringat dengan sobat-sobat yang telah hadir dalam kehidupan ini selama berada di ibu kota provinsi sumatera utara…*aiii aiii… koq serius amat ya, ehe2… tak menyangkal klo saia sangat bergantung kepada sesiapa saja yang ada di sekitar, tapi klo gak ada sesiapa bisa mandiri juga, hihi… dan alhamdulillah, betapa beruntungnya saia karena punya treman2 [baca: sahabat] yang selalu sedia membantu, sangat-sangat pengertian, yang paling terasa kali ni waktu co ass, 😀

Betapa tidak, pas co ass tu, setiap detik suasana hati dapat berubah sekejap sahaja … *lebaaay, xixi… e tp emang bener, misalnya ni dari kost udah penuh senyuman nak berangkat ke kampus, dengan semangat 45 nak ngerawat pasien dan semuanya udah disiapin [baca: pasien udah di telpon buat konfirmasi kedatangannya, baca2 apa yang mau dikerjain alias tahap perawatan pasien, alat2 udah disiapin-red], ketersediaan dental unit yang banyak penggemarnya itu pun udah dikondisiin,,, pas nyampe di kampus… eng i eng… dah jam 10 pasien belom datang jugak, ditelp2 gak diangkat2, jam 11 belum datang juga, ditelp… ee diangkat but yang terucap: “maaf ya, saia gak bisa datang, gak dapat izin”, alhasil…. Penantian panjang penuh harap yang tiada hasil, ini ni buat mood yang tadinya secerah mentari berubah jadi semendung hari di musim hujan, ehe2… dan teman2 ini la yang selalu bisa kembali hadirkan senyuman… emang sih, ini mah masalah sepele doang, tapi buat saia yang melankolis ni, hihi… begitu besar arti hadirnya teman… 😀 ini cuma sepenggal kisah dari buaaaaanyaaaaak kesah duka lainnya yang kini berubah jadi kenangan indah… #berucap, Alhamdulillah…

Belum lagi klo mendapat hadiah berupa kata-kata yang kurang manis “perlu ditambahin gula lagi emang, :D” dari sang dokter jaga atau pembimbing yang mungkin terucap karena kesalahpahaman sahaja, xixi… dan suasana langsung berubah kayak lagi nonton pilem sedih, air mata tu koq gak bisa berhenti mengaliiir, ehe2… dan teman juga yang buat saia kembali pulih… *hadohhadoh.. kayak orang lagi sakit aje, 😀 saat sekecil apa pun masalah yang tercipta yang hadirkan galau di hati hingga masalah yang besar treman2 ini selalu ada, #berucap Alhamdulillah…

Sebut saja uul, hmm, klo inisialnya dia ni MU, red devil??, ehehe gak ding…klo lebih jelasnya lagi, nama lengkapnya berdasarkan KTP adalah Maria Ulfa, ehe2… gadis bermata sipit ini, selalu luangkan waktunya jadi pendengar yang baik buat saia yang kadang sukak heboh tak berkesudahan, ehe2… o ya, kemarin dia rela beberapa kali tak bersegera pulang ke rumah karena disebabkan oleh dan demi menemani saia yang tak seberapa ini nungguin nilai klinik. Ehe2… e iya terus dia juga sering memperpanjang rute perjalanannya demi menjemput saia kala hendak dan ketika ingin ke suatu tempat bersama… indahnya kebersamaan itu…hoho,,, terus juga, waktu tu kamu temenkan saia ke lab pramitha waktu mau foto pasien ujian di koservasi karena saia tak tahu rute perjalanan pergi ke sana tapi tahu jalan pulang, ehe2

Orang bilang sih saia mirip sama si uul ni, bahkan ada banyak senior di kampus yang sering salah panggil, yang lucu nya, kemarin ada senior yang mau bayar uang klinik ke saia, padahal yang bendaharanya ntu si uul, “maunya uangnya saia terima aja ya, tak usah klarifikasi, ehe2”… dan kata si uul ni juga pernah ada dosen yang kira dia tu saia, hoho… dan kita berdua sama sekali tak merasa mirip, 😀 yang saia tau kita sama sama lahir di tahun yang sama, sama sama punya seorang adek perempuan yang seusia, sama sama punya tujuan hidup yang sama [baca: meraih cintaNya]… 😀 tapi, saia belum tau ni kriteria pendamping hidup impian kamu, secara tak terdetect, ehe2… “mungkin kamu perlu kasi lembaran penjelasan lengkapnya ke saia mana tau, mana tau ya kaaaan ada yang bisa dibantu… secara dah banyak toooh yang menanyakan pertanyaan keramat “kapan ni…??” xixi

Memang waktu zaman masih kuliah dulu kita belum begitu dekat, tapi waktu yang klo boleh dibilang singkat saat co ass ini telah membuat saia begitu terkenang akan dia, sangat senang bisa mengenalnya alias menjadi orang yang selalu merepotkannya, hoho…

Gadis yang hobinya riding on the street ini, telah banyak merelakan waktu, tenaga, pikirannya, dan perhatiannya buat saia… “makasih uul, :D”. meski terima kasih ini tak cukup buat ngebalas semuanya tapi saia akan tetap bilang makasih ya uul, 🙂 semoga kamu selalu diberi kemudahan olehNya… mm, kmrn waktu lagi di dept konservasi, dengan seabrek minreq2 yang disodorin, seperti biasa, adrenalin dan semangat baru muncul buat nyelesain minreq2 tu klo udah dedlain, xixi… nah, yang ada bawaannya resah, sedih, gundah gulana, khawatir, ntah hapa la lagi tu akibat mikirin gimana caranya dengan tempo yang sesingkat-singkatnya dapat tuntaskan ini minreq, 😀

Nah, ceritanya waktu tu, waktu tinggal seminggu lagi, sementara yang belum dikerjain tu amalgam filling (AF) klas I dan klas II, RK klas IV dan klas II sama pasang full crown, iiihhwaaaw… waktu tu mau buat time table nya bingung minta ampun karena kebayang situasi di klinik yang dental unitnya bukan punya kita seorang dan tahapan prosedur perawatan pasiennya yang orang sering bilang sih rada ribet, … 😀 judul nya sekarang pasiennya ada gaaaaak?? Dengan izinNya, keyakinan, optimisme “dan memang harus optimis” akhirnya saia dipertemukan dengan pasien lewat si uul inniii… J sungguh melegakan, bahkan perasaan lega itu sekarang pun masih bisa saia rasakan dan berasa bahwa saia orang yang paling bahagia di dunia, ohoho… makasih uul, waktu tu si uul ni ngenalin “sebut saja” kak na dan ternyata indikasi RK klas II, terus ngenalin ‘sebut saja” si dedek yang punya kenalan yang ternyata indikasi RK Klas IV. Dan sungguh Engkau maha Kuasa telah mempertemukan saia dengan pasien klinik yang ternyata hanya punya 2 gigi yang berlubang [baca: karies] dan ternyata e ternyata indikasi AF Klas I dan II, subhanallah… sungguh indah skenarioMu ya Rabb….#berucap Alhamdulillah…

Kemarin, waktu di klinik pedodonsia juga, dia menyalurkan semangat yang dia rasa ke saia hingga semua minreq di sono Alhamdulillah terselesaikan walaupun megap-megap, ehe2… dia juga luangkan waktu buat nemanin saia nyelesaian perawatan ampe sore, ini berikan energi luar biasa hingga belum makan siang pun berasa kayak udah makan aja, ehe2… terus pas masa masa pasien ujian di konservasi dia selalu menyediakan waktu dan tenaganya buat jadi asisten ane… 😀

Berikotnya, dia adalah si mister, gadis “lholho…dari mana asal muasalnya koq anak dara disebut mister??…ehe2” yang berkaca mata ziz zag ini bernama lengkap Fania Maulani Rahmy dan sering disingkat fania MR dan bermula berawal dari sinilah menjadi si mister, ehe2… jadi teringat, waktu pertama kali masuk kedokteran gigi, mahasiswa/i baru biasanya punya satu orang kakak asuh, nah saia [baca: aprila mulia rahma] dapat kakak asuh bernama rakhma dana dan si fania maulani rahmy ni dapat kakak asuh bernama rakhma dani… matching ni ceritanya…hoho.

Si anak dumai ni yang tegar dan selalu semangat ini, selalu kasi semangat ke saia biar gak pesimis, 😀 hmm, boleh dibilang, ni anak is motivator… :D. karena dia juga ni, saia jadi tau klo ada “cawan” di trans 7… *gak penting amat ya dibahas…ehe2, ee tapi penting la, karena cawan ni banyak menambah wawasan dan tingkah si host yang super lucu cucok buat teman di pagi hari, tapi sekarang cawan udah gak tayang lagi, L o iyyaa, kemarin kemarin alias dulu dulu kala tu juga, waktu detektif conan tayang lagi di indosiar pagi2, saia juga tau dari dia, xixi

Terus, dia ni anak yang tegar “diulang lagi kata tegarnya, ehe2”, punya prinsip dan saia belajar banyak dari dia,,, sering kali kala lagi down seketika dia buat saia jadi semangat lagi… 😀 Dia begitu care dan selalu membantu tanpa kenal lelah mulai dari urusan co ass, nemenin hang out pas lagi tebodo, menyumbangkan pikiran menentukan pilihan kala bingung memutuskan suatu hal…hoho… dan saia tak kan lupa sarapan yang enak yang pernah dia bawa ke kost saat saia dalam masa hibernasi panjang alias jarang ke kampus,J yang bakalan masuk ke dalam daftar hal-hal yang akan saia rindukan dari medan..xixi… makasih faniaaa… 😀 kebiasaan jelek ni, klo dah ke gramed atau ke toko buku rasa semuaaaaaaa nak dibeli, padahal e padahal budget terterterbatas….ehe2… nah si dia ini lah yang jadi membrane selectif semipermeable yang pilah pilih mana yang bagusnya dibeli dari seabrek buku ntu alias mengeliminasi demi menyesuaikan dengan isi dompet, xixi. Begitu juga di klinik waktu co ass, dia selalu ada buat dengerin apa apa yang tengah menimpa saia dengan serangkaian saran selepas tu, :D, juga selalu bantuin…makasih faniaaaa “lagi”, ehe2…

Begitu besarnya arti sahabat buat saia yang seorang diri di ranah medan ini… {biasanya yang ada ranah minang bukan ya?? Hihi…}, buat saia betah [baca: sangat sangat betah] dan bertahun2 di sini berasa indah, sebenarnya ada buaaaanyaaaak lagi kesah yang telah terangkai yang tak terungkap di tulisan ini, dan banyaaak cerita yang telah kita lalui yang tak terungkap di tulisan ini, tapi semuanya melekat erat dalam ingatan ini dan semoga berkekalan kasih sayang kita… 😀

NB: teman, bila kita tua nanti dan telah hidup masing-masing, ingatlah hari ini, ^_^v …[thx to Sheila on 7 buat kalimat indah ini]

Saia mencintai kamu semua coz Allah dan rasa sedih bila berjauhan… 😦

10 januari 2011 a.k.a 100111.. 😀 *masih sering salah ketik saat menuliskan 2011, mulanya selalu tertulis 2010, hoho

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 14, 2011 in my notes

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: